Jumat, November 28, 2008

TRIDUUM HARI I KRISMA PAROKI RANDUSARI TAHUN 2008

PENGANTAR
Krisma kita kenal dengan Sakramen penguatan dan pencurahan Roh Kudus dari Allah “Maka penuhlah mereka dengan Roh kudus” (Kis. 2:4a), dimana orang yang menerima Sakramen Krisma dianggap Gereja sudah dewasa dalam iman dan ditugaskan menjadi saksi Gereja oleh kekuatan Roh Kudus dan mampu beriman sejati dengan “menjadi pelaku firman dan bukan hanya pendengar saja” (Yak. 1:2). Triduum merupakan tiga hari berturut-turut, dalam Gereja dijadikan masa persiapan untuk menyambut hal penting di dalamnya. Hal ini yang dirasa oleh Gereja kita akan pentingnya bagaimana mengemas Triduum Krisma agar mampu menyiapkan Kris-mawan yang mampu mewujudkan kerajaan Allah dengan jalan bersahabat dengan Allah, meninggikan martabat manusia dan juga melestarikan ciptaan.

PERSIAPAN TRIDUUM
Dengan melihat data calon krismawan yang sebagian besar kaum muda, Gereja memberi tempat dan menaruh harapan yang berarti pada kaum muda untuk bisa terlibat. Gereja mempunyai kewajiban untuk mendampingi dan mendidik orang muda supaya mampu mengarungi masanya dengan baik.

Gereja mengundang kaum muda-nya untuk merangkul calon krismawan dalam mempersiapkan mereka untuk menerimakan sakramen Krisma. Semangat untuk bisa memberikan yang terbaik bagi Gereja dan ingin memulai tahun kaum muda dengan gebrakan yang berbeda.

Tidak hanya calon krismawan yang merasa mendapatkan pencurahan Roh saja, kaum muda pun merasa beriman lebih walaupun tidak se-spektakuler para rasul (Kis 2:4b) tetapi cukup menggerakan kaum muda untuk mendesain kegiatan Triduum Krisma yang berbeda dan berbau anak muda yang bisa memberikan kesan kepada calon krismawan dan membantu krismawan dalam merasakan “Res tantum” baik dari “ex Opere Operato” Karya Allah maupun “ Ex Opere Operantis ” dari niat mereka dan peranan Gereja.

Besarnya suatu acara dan keawaman kaum muda, serta waktu yang cukup singkat bukan menjadi suatu halangan buat kaum muda untuk bergerak malahan menjadi sebuah tantangan mereka untuk melangkah. Maka disusunlah pembagian kerja untuk mempermudah acara nantinya sebagai berikut :
Penanggung jawab : Herman Yoseph Singgih Sutoro, Pr. (romo moderator)
MC : Aries (Untuk PIR), Untung (Kaum Muda)
Fasilitator PIR : 1. Mona 7. Nana
2. Dela 8. Angga
3. Susi 9. Ardine
4. Indri 10. Tika
5. Sari 11. Retno
6. Monica 12. Hasta
Fasilitator Mudika : 1. Adit 5. Maurin
2. Sigit 6. Sapta
3. Dani
4. Hindro
Perlengkapan : Sapta
Pengisi sesi : Pak Mulyono dan Mas Yusuf
Dan tanpa mengesampingkan dukungan dari beberapa katekis dan pa-guyuban-paguyuban yang berada di Gereja kita serta Romo Herman sebagai mod-erator acara triduum hari pertama. Baiklah tingkat pengertian yang telah kita capai kita lanjutkan menurut jalan yang telah kita tempuh (Flp. 3:16) dan semoga Allah yang memulai pekerjaan baik di antara kita akan menyelesaikannya (bdk. Flp. 1: 6).

PELAKSANAAN TRIDUUM KRISMA HARI I
Triduum hari I dilaksanakan pada tanggal 24 September 2008 dimulai pada pukul 17.00, dibuka oleh Pak Mulyono sebagai wakil katekis, krismawan dibagi 3 kelompok besar: 1. Krismawan yang telah menikah.
2. Krismawan yang jenjang pendidikan SMA, kuliah dan belum berkeluarga.
3. Krismawan yang jenjang pendidikan SMP.
Krismawan yang telah menikah didampingi oleh Pak Theo, sedang kelompok krismawan didampingi kaum muda walaupun dipisah tempat akan tetapi format acara serupa. Krismawan yang jenjang pendidikan SMP ditempatkan di Sukosari dan krismawan lain ditempatkan di Pastoran Atas.

Triduum dibuka dengan game-game perkenalan agar krismawan mengenal krismawan lainnya, kemudian pengenalan password acara yaitu “bersahabat dengan Allah, meninggikan martabat manusia, dan juga melestarikan ciptaan-Nya” dalam bentuk lagu. Setelah itu krismawan dibagi menjadi kelompok yang lebih kecil sambil disegarkan akan sakramen krisma yang dibawakan oleh Pak Mulyono dan mas Yusuf, dalam penjelasannya, sakramen krisma merupakan sakramen perutusan agar menjadi “orang katolik 100% dan 100% orang Indonesia” sehingga terlibat aktif baik di masyarakat dan gereja dengan pola penggembalaan yang mencerdaskan umat beriman dengan harapan seperti pasword triduum ini. Kemudian krismawan diajak melihat tampilan dalam bentuk animasi (untuk jenjang pendidikan SMP) dan kondisi Indonesia baru-baru ini (untuk jenjang SMA, kuliah dan belum menikah) sambil diskusi merefleksikan antara tampilan dengan password acara ini, baru krismawan diajak membuat harapan-harapan dari hasil diskusi tadi dan membuat janji dan langkah konkret yang akan dilaksanakan setelah menerima sakramen krisma untuk diri sendiri, dan terakhir ditutup berkat oleh romo moderator pukul 20.30 wib.

Demikian pelaksanaan Triduum Krisma yang telah kita laksanakan semoga mampu menjadikan krismawan merasakan Curahan Roh saat penerimaan Sakramen nanti dan dewasa akan iman serta konsekuen pada janji yang telah dibuat. Kami segenap panitia triduum Krisma mengucapkan Proficiat dan menanti anda pada keterlibatannya di Gereja. Tak lupa kami ucapkan terima kasih pada segenap pihak yang telah membantu pelaksanaan triduum Krisma ini semoga kerja sama kita berlanjut pada kegiatan lain. Semoga Allah yang memulai pekerjaan baik di antara kita akan menyelesaikannya (bdk. Flp. 1: 6).(b85wl)

Tidak ada komentar: